Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 22 Juni 2014

Tugas 2 Sistem Inetraksi



Tugas Sistem Interaksi               

1.        Menurut anda. Apakah manfaat menggunakan prototype sistem ? Jelaskan ?
Jawab :
Prototype adalah sebuah Javascript Framework yang dibuat untuk lebih memudahkan proses dalam membangun aplikasi berbasis web. Prototype bisa dibilang juga adalah sebuah cetak biru (blueprint) atau model dari sebuah sistem atau perangkat yang nanti bisa dikembangkan ke depannya. Prototype bisa diartikan juga sebagai bentuk awal nya saja.
Jadi jangan heran apabila banyak prototype yang dibuat dengan ukuran yang sangat kecil, ini bertujuan untuk membuat sebuah model awal dari program, perangkat-perangkat ataupun sebuah sistem. prototype bisa dikembangkan menjadi skala yang lebih besar.
Kemudian, “bagaimana dengan pengertian protoyping?”. Prototyping adalah salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembang dan pelanggan dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa “Protoype” merupakan suatu perangkat lunak yang digunakan, sedangkan “Prototyping” adalah suatu metode dari pengembangan perangkat lunak yang digunakan.
Menurut saya,  manfaat dari penggunaan prototype sistem yaitu :
1.      Evaluasi dan feedback rancangan interaktif.
2.       Stakeholder (dalam hal ini user) dapat melihat, menyentuh, berinteraksi dengan prototype.
3.      Anggota tim dapat berkomunikasi secara efektif.
4.      Para perancang dapat mengeluarkan ide-idenya.
5.       Memunculkan ide-ide secara visual dan mengembangkannya.
6.      Dapat menjawab pertanyaan untuk membantu pemilihan di antara alternatif-alternatif
“Penjelasan saya, tentang apakah perlu menggunakan prototype?”. Jawabannya adalah “YA”. Prototype perlu digunakan untuk pembuatan suatu proyek, karena sering terjadinya seorang pelangganyang hanya mendefinisikan secara umum apa yang dikehendakinya tanpa menyebutkan secara detal output apa saja yang dibutuhkan, pemrosesan dan data-data apa saja yang dibutuhkan. Sebaliknya disisi pengembang kurang memperhatikan efesiensi algoritma, kemampuan sistem operasi dan interface yang menghubungkan manusia dan komputer.
Untuk dapat mengatasi ketidakserasian antara pelanggan dan pengembang itu , maka harus dibutuhakan suatu prototype untuk menimbulkan kerjasama yang baik diantara keduanya, sehingga pengembang akan mengetahui dengan benar apa yang diinginkan pelanggan dengan tidak mengesampingkan segi-segi teknis dan pelanggan akan mengetahui proses-proses dalm menyelasaikan system yang diinginkan. Dengan demikian akan menghasilkan sistem sesuai dengan jadwal waktu penyelesaian yang telah ditentukan.

2.        Cari contoh penggunaan prototype low fidelity, medium fidelity, high fidelity?
Jawab :
Low-fidelity Prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang
rendah)
Contoh (1) storyboard:
- Digunakan di awal desain.
- Biasanya digunakan dengan skenario, lebih terinci, dan dapat diputar ulang.
- Kumpulan dari sketsa/frame individual.
- menyajikan urutan inti cerita.
- menunjukkan bagaimana kemungkinan user dapat mengalami peningkatan melalui setiap aktifitas.
Contoh (2) sketsa:
- Sketsa sangat penting untuk low-fidelity prototyping.
- Jangan takut dengan kemampuan menggambar.
- Menyajikan “tampilan” yang kotor dan cepat dari interface, konsep desain, dll.
Contoh (3) “wizard-of-oz”:
- User berpikir mereka berinteraksi dengan komputer, tapi developer lebih menanggapi hasilnya daripada sistemnya.
- Biasanya dilakukan di awal desain untuk memahami apa yang diharapkan oleh user.

Mid-fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan sedang)
-    Form skematik.
-    Navigasi dan fungsi yang disimulasikan     biasanya berbasis pada apa yang tampil pada layar atau simulasi layar.
Contoh tools yang digunakan: powerpoint, illustrator, dll.

High-fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang
tinggi)
-    Hi-fi prototype seperti sistem akhir.
-    Menggunakan bahan baku yang sama seperti produk akhir.
Tools umum yang digunakan: Macromedia Director, Visual Basic, Flash, Illustrator.

Prototyping Tools

1. Draw/Paint Program, contoh: Photoshop, Coreldraw
- Menggambar setiap layar, baik untuk dilihat.
- Prototype horisontal, tipis.
- Adobe Photoshop.


2. Scripted Simulations/Slide Show, contoh: Powerpoint, Hypercard,
Macromedia Director, HTML.
- Letakkan tampilan seperti storyboard dengan (animasi) perubahan diantaranya.
- Dapat memberikan user catatan yang sangat spesifik.
- Disebut chauffeured prototyping.
- Macromedia Director.

3. Interface Builders, contoh: Visual Basic, Delphi, UIMX.
- Tools untuk menampilkan jendela, kendali, dan lain-lain dari interface.


• Fitur yang baik
- Mudah dikembangkan dan memodifikasi layar.
- Mendukung jenis interface yang dikembangkan.
- Mendukung berbagai macam divasi Input/Output.
- Mudah untuk memodifikasi dan menghubungkan layar.
- Mengijinkan memanggil prosedur eksternal dan program.
- Mengijinkan mengimpor teks, grafik, media lain.
- Mudah untuk dipelajari dan digunakan.
- Dukungan yang baik dari vendor.
 

Blogger news

Blogroll

About