Tugas Sistem Interaksi
1.
Menurut
anda. Apakah manfaat menggunakan prototype sistem ? Jelaskan ?
Jawab :
Prototype adalah sebuah Javascript Framework yang dibuat untuk lebih memudahkan
proses dalam membangun aplikasi berbasis web. Prototype bisa dibilang juga
adalah sebuah cetak biru (blueprint) atau model dari sebuah sistem atau
perangkat yang nanti bisa dikembangkan ke depannya. Prototype bisa diartikan juga sebagai bentuk awal
nya saja.
Jadi jangan heran
apabila banyak prototype yang dibuat dengan ukuran yang sangat kecil, ini
bertujuan untuk membuat sebuah model awal dari program, perangkat-perangkat
ataupun sebuah sistem. prototype bisa dikembangkan menjadi skala yang lebih
besar.
Kemudian, “bagaimana
dengan pengertian protoyping?”. Prototyping adalah salah satu metode pengembangan
perangat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembang
dan pelanggan dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem.
Jadi, dapat
disimpulkan bahwa “Protoype” merupakan suatu perangkat lunak yang digunakan,
sedangkan “Prototyping” adalah suatu metode dari pengembangan perangkat lunak
yang digunakan.
Menurut
saya, manfaat dari penggunaan prototype
sistem yaitu :
1. Evaluasi
dan feedback rancangan interaktif.
2. Stakeholder (dalam hal ini user) dapat
melihat, menyentuh, berinteraksi dengan prototype.
3. Anggota
tim dapat berkomunikasi secara efektif.
4. Para
perancang dapat mengeluarkan ide-idenya.
5. Memunculkan ide-ide secara visual dan
mengembangkannya.
6. Dapat
menjawab pertanyaan untuk membantu pemilihan di antara alternatif-alternatif
“Penjelasan
saya, tentang apakah perlu menggunakan prototype?”. Jawabannya adalah “YA”.
Prototype perlu digunakan untuk pembuatan suatu proyek, karena sering
terjadinya seorang pelangganyang hanya mendefinisikan secara umum apa yang
dikehendakinya tanpa menyebutkan secara detal output apa saja yang dibutuhkan,
pemrosesan dan data-data apa saja yang dibutuhkan. Sebaliknya disisi pengembang
kurang memperhatikan efesiensi algoritma, kemampuan sistem operasi dan
interface yang menghubungkan manusia dan komputer.
Untuk dapat
mengatasi ketidakserasian antara pelanggan dan pengembang itu , maka harus
dibutuhakan suatu prototype untuk menimbulkan kerjasama yang baik diantara
keduanya, sehingga pengembang akan mengetahui dengan benar apa yang diinginkan
pelanggan dengan tidak mengesampingkan segi-segi teknis dan pelanggan akan
mengetahui proses-proses dalm menyelasaikan system yang diinginkan. Dengan
demikian akan menghasilkan sistem sesuai dengan jadwal waktu penyelesaian yang
telah ditentukan.
2.
Cari contoh penggunaan prototype low fidelity, medium fidelity, high fidelity?
Jawab :
Low-fidelity
Prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang
rendah)
Contoh
(1) storyboard:
- Digunakan di awal
desain.
- Biasanya digunakan
dengan skenario, lebih terinci, dan dapat diputar ulang.
- Kumpulan dari
sketsa/frame individual.
- menyajikan urutan
inti cerita.
- menunjukkan bagaimana
kemungkinan user dapat mengalami peningkatan melalui setiap aktifitas.
Contoh
(2) sketsa:
- Sketsa sangat penting
untuk low-fidelity prototyping.
- Jangan takut dengan
kemampuan menggambar.
-
Menyajikan “tampilan” yang kotor dan cepat dari interface, konsep desain, dll.
Contoh
(3) “wizard-of-oz”:
- User berpikir mereka
berinteraksi dengan komputer, tapi developer lebih menanggapi hasilnya daripada
sistemnya.
- Biasanya dilakukan di
awal desain untuk memahami apa yang diharapkan oleh user.
Mid-fidelity
prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan sedang)
-
Form skematik.
Contoh tools
yang digunakan: powerpoint, illustrator, dll.
High-fidelity
prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang
tinggi)
-
Hi-fi prototype seperti sistem akhir.
-
Menggunakan bahan baku yang sama
seperti produk akhir.
Tools umum yang
digunakan: Macromedia Director, Visual Basic, Flash, Illustrator.
Prototyping
Tools
1. Draw/Paint
Program, contoh: Photoshop, Coreldraw
-
Menggambar setiap layar, baik untuk dilihat.
-
Prototype horisontal, tipis.
-
Adobe Photoshop.
2. Scripted
Simulations/Slide Show, contoh: Powerpoint, Hypercard,
Macromedia
Director, HTML.
- Letakkan tampilan seperti storyboard dengan
(animasi) perubahan diantaranya.
- Dapat memberikan user
catatan yang sangat spesifik.
- Disebut chauffeured
prototyping.
- Macromedia Director.
3. Interface
Builders, contoh: Visual Basic, Delphi, UIMX.
-
Tools untuk menampilkan jendela, kendali, dan lain-lain dari interface.
• Fitur yang
baik
- Mudah
dikembangkan dan memodifikasi layar.
- Mendukung
jenis interface yang dikembangkan.
- Mendukung
berbagai macam divasi Input/Output.
- Mudah untuk
memodifikasi dan menghubungkan layar.
- Mengijinkan
memanggil prosedur eksternal dan program.
- Mengijinkan
mengimpor teks, grafik, media lain.
- Mudah untuk
dipelajari dan digunakan.
-
Dukungan yang baik dari vendor.